Skip to main content

Cara Menggunakan SSH di Aplikasi HTTP Injector Android

Http Injector adalah aplikasi multifungsi yang dapat menjalankan VPN di ponsel android seperti SSH, Shadowsocks, dan DNS Tunnel. Tapi harus diingat bahwa untuk menjalankan VPN tersebut, kamu harus mempunyai akun VPNnya terlebih dahulu, baik itu akun SSH maupun Shadowsocks.

Kabar baiknya, aplikasi Http Injector sendiri sudah menyediakan akun VPN tersebut secara gratis yang dapat di akses pada menu garis 3 -> Server lalu pilih tipe VPN dan Server yang akan kamu inginkan. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar berikut:

Mengenai kecepatan VPNnya admin ga berani jamin bakalan cepet ya, soalnya aplikasi tersebut digunakan oleh user dari seluruh dunia, untuk alternatifnya bisa membuat akun VPNnya di 5 Situs Penyedia Akun SSH, OpenVPN, Shadowsocks, WireGuard, dan V2Ray Secara Gratis atau bisa juga membeli akun VPN premium.

Contoh Akun SSH dari Situs SSHOcean

Pada artikel sebelumnya admin sudah membahas bagaimana cara membuat akun SSH, nah pada kali ini akan dibahas bagaimana Cara Menggunakan akun SSH tersebut di Aplikasi Http Injector Android, setidaknya ada 5 mode yang bisa digunakan pada aplikasi ini diantaranya: Mode Direct SSH, Direct SSH + Custom Payload, SSH + Http Proxy, SSH + Http Proxy + Custom Payload, dan SSH Stunnel (TLS/SSL).

Apabila belum punya aplikasinya, silakan unduh di Play Store atau di SFILE: HTTP Injector 5.0.9. Adapun cara menggunakan SSH di aplikasi Http Injector yaitu sebagai berikut:

1. Direct SSH
Direct SSH adalah cara yang paling mudah diantaranya mode lainnya, cukup dengan memasukan Host, Port, Pengguna dan Password SSH saja, kamu bisa langsung Terhubung.

Untuk langkah-langkahnya yaitu sebagai berikut:
1. Buka aplikasi Http Injector.
2. Klik icon Gerigi -> Secure Shell (SSH).

3. Masukan isian yang dibutuhkan seperti Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya.
4. Setelah itu kembali ke tampilan awal aplikasi Http Injector lalu pilih Mulai.

Catatan:
1. Untuk bisa mengisi bagian Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya, kamu wajib mempunyai akun SSH terlebih dahulu. Bisa menggunakan akun SSH yang disediakan oleh aplikasi Http Injector atau membuatnya di 5 Situs Penyedia Akun SSH, OpenVPN, Shadowsocks, WireGuard, dan V2Ray Secara Gratis.
2. Port SSH yang ada pada pengaturan Secure Shell (SSH) aplikasi Http Injector hanya bisa disi dengan Port OpenSSH atau Dropbear, untuk informasi berapa Port OpenSSH dan Dropbear-nya bisa dilihat pada situs tempat kamu membuat akun SSHnya.

2. Direct SSH + Payload
Direct SSH + Payload adalah versi lanjutan dari Direct SSH. Pada mode ini, kamu diharuskan memasukan Payload yang sesuai agar SSHnya dapat Terhubung, oleh karena itu mode ini hanya disarankan untuk pengguna yang sudah Expert dalam menjalankan aplikasi Http Injector.

Untuk contoh penggunaannya, silakan ikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka aplikasi Http Injector.
2. Klik tanda panah lalu pilih pada bagian Options -> Custom Payload hingga muncul tanda ceklis setelah itu klik Simpan.
3. Masukan kode Payload berikut:

CONNECT [host_port] [protocol][crlf]Host: google.com[crlf]Connection: Keep-Alive[crlf][crlf]

Catatan: "Host: google.com" dapat diganti dengan domain lain seperti: baidu.com, bing.com atau yahoo.com.

Atau kamu juga bisa menggunakan Custom payload buatanmu sendiri dengan menekan menu garis 3 -> Penghasil Payload.

Silakan buat Payload yang sesuai dengan keinginanmu, setelah itu klik Membuat Payload. Untuk mengetahui apakah Payload tersebut Bekerja atau tidak yaitu dengan menekan tombol Mulai. Apabila statusnya "VPN Connected" itu berarti Payload buatanmu berhasil, sebaliknya apabila statusnya menghubungkan secara terus menerus itu tandanya Payload buatanmu gagal.

4. Klik icon Gerigi -> Secure Shell (SSH).
5. Masukan isian yang dibutuhkan seperti Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya.
6. Setelah itu kembali ke tampilan awal aplikasi Http Injector lalu pilih Mulai.

Catatan:
1. Untuk bisa mengisi bagian Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya, kamu wajib mempunyai akun SSH terlebih dahulu. Bisa menggunakan akun SSH yang disediakan oleh aplikasi Http Injector atau membuatnya di 5 Situs Penyedia Akun SSH, OpenVPN, Shadowsocks, WireGuard, dan V2Ray Secara Gratis.
2. Port SSH yang ada pada pengaturan Secure Shell (SSH) aplikasi Http Injector hanya bisa disi dengan Port OpenSSH atau Dropbear, untuk informasi berapa Port OpenSSH dan Dropbear-nya bisa dilihat pada situs tempat kamu membuat akun SSHnya.

3. SSH + Http Proxy
SSH + Http Proxy adalah mode yang hampir sama dengan Direct SSH namun dengan sedikit tambahan yaitu dengan memasukan Squid Proxy. Tujuan dari penambahan Squid Proxy itu sendiri yaitu untuk meningkatkan kecepatan akses internet dan mengurangi penggunaan bandwidth. Pada umumnya, situs penyedia layanan SSH yang ada di internet sudah menyediakan Squid Proxy ini, tapi ada juga beberapa situs yang hanya menyediakan SSH saja tanpa Squid Proxy, oleh karena itu sebelum mengunakan Mode SSH + Http Proxy ini, pastikan SSH yang kamu gunakan mendukung/menyediakan Squid Proxy.

Adapun langkah-langkah penggunaannya yaitu sebagai berikut:
1. Buka Aplikasi Http Injector.
2. Klik tanda panah lalu pilih pada bagian Connect From -> HTTP Proxy setelah itu klik Simpan.
3. Masukan Squid Proxy dan Portnya pada bagian Remote Proksi.

4. Klik icon Gerigi -> Secure Shell (SSH).
5. Masukan isian yang dibutuhkan seperti Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya.
6. Setelah itu kembali ke tampilan awal aplikasi Http Injector lalu pilih Mulai.

Catatan:
1. Untuk bisa mengisi bagian Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya, kamu wajib mempunyai akun SSH terlebih dahulu. Bisa menggunakan akun SSH yang disediakan oleh aplikasi Http Injector atau membuatnya di 5 Situs Penyedia Akun SSH, OpenVPN, Shadowsocks, WireGuard, dan V2Ray Secara Gratis.
2. Port SSH yang ada pada pengaturan Secure Shell (SSH) aplikasi Http Injector hanya bisa disi dengan Port OpenSSH atau Dropbear, untuk informasi berapa Port OpenSSH dan Dropbear-nya bisa dilihat pada situs tempat kamu membuat akun SSHnya.
3. Pastikan SSH yang kamu gunakan mendukung Squid Proxy, karena ada beberapa situs yang hanya menyediakan SSH saja tanpa Squid Proxy.

4. SSH + Http Proxy + Custom Payload
SSH + Http Proxy + Custom Payload adalah versi lanjutan dari mode sebelumnya yaitu SSH + Http Proxy. Pada mode ini, kamu diharuskan memasukan Payload yang sesuai agar SSHnya dapat Terhubung, oleh karena itu mode ini hanya disarankan untuk pengguna yang sudah Expert dalam menjalankan aplikasi Http Injector.

Untuk cara penggunaannya, silakan ikuti tutorial berikut:
1. Buka aplikasi Http Injector. 2. Klik tanda panah lalu pilih pada bagian Connect From -> HTTP Proxy serta pada bagian Options -> Custom Payload hingga muncul tanda ceklis setelah itu klik Simpan.
3. Masukan kode Payload berikut:

CONNECT [host_port] [protocol][crlf]Host: google.com[crlf]Connection: Keep-Alive[crlf][crlf]

Catatan: "Host: google.com" dapat diganti dengan domain lain seperti: baidu.com, bing.com atau yahoo.com.

Atau kamu juga bisa menggunakan Custom payload buatanmu sendiri dengan menekan menu garis 3 -> Penghasil Payload.

Silakan buat Payload yang sesuai dengan keinginanmu, setelah itu klik Membuat Payload. Untuk mengetahui apakah Payload tersebut Bekerja atau tidak yaitu dengan menekan tombol Mulai. Apabila statusnya "VPN Connected" itu berarti Payload buatanmu berhasil, sebaliknya apabila statusnya menghubungkan secara terus menerus itu tandanya Payload buatanmu gagal.

4. Masukan Squid Proxy dan Portnya pada bagian Remote Proksi.

5. Klik icon Gerigi -> Secure Shell (SSH).
6. Masukan isian yang dibutuhkan seperti Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya.
7. Setelah itu kembali ke tampilan awal aplikasi Http Injector lalu pilih Mulai.

Catatan:
1. Untuk bisa mengisi bagian Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya, kamu wajib mempunyai akun SSH terlebih dahulu. Bisa menggunakan akun SSH yang disediakan oleh aplikasi Http Injector atau membuatnya di 5 Situs Penyedia Akun SSH, OpenVPN, Shadowsocks, WireGuard, dan V2Ray Secara Gratis.
2. Port SSH yang ada pada pengaturan Secure Shell (SSH) aplikasi Http Injector hanya bisa disi dengan Port OpenSSH atau Dropbear, untuk informasi berapa Port OpenSSH dan Dropbear-nya bisa dilihat pada situs tempat kamu membuat akun SSHnya.
3. Pastikan SSH yang kamu gunakan mendukung Squid Proxy, karena ada beberapa situs yang hanya menyediakan SSH saja tanpa Squid Proxy.

5. SSH Stunnel (TLS/SSL)
SSH Stunnel (TLS/SSL) adalah mode SSH yang sedikit berbeda dengan mode sebelumnya, perbedaan tersebut terletak jalur yang digunakan yaitu menggunakan jalur TLS/SSL yang dikenal lebih aman dan tambahan menu Server Name Indication (SNI).

Adapun cara penggunaannya yaitu sebagai berikut:
1. Buka aplikasi Http Injector.
2. Klik tanda panah lalu pilih pada bagian Connect From -> TLS/SSL (stunnel) setelah itu klik Simpan.
3. Masukan domain/nama server pada bagian Server Name Indication (SNI).

Catatan: Pada bagian Server Name Indication (SNI) dapat diisi dengan domain/nama server yang kamu inginkan, contohnya seperti: google.com, bing.com atau yahoo.com.

4. Klik icon Gerigi -> Secure Shell (SSH).
5. Masukan isian yang dibutuhkan seperti Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya.
6. Setelah itu kembali ke tampilan awal aplikasi Http Injector lalu pilih Mulai.

Catatan:
1. Untuk bisa mengisi bagian Host SSH, Port SSH, Pengguna, dan Passwordnya, kamu wajib mempunyai akun SSH terlebih dahulu. Bisa menggunakan akun SSH yang disediakan oleh aplikasi Http Injector atau membuatnya di 5 Situs Penyedia Akun SSH, OpenVPN, Shadowsocks, WireGuard, dan V2Ray Secara Gratis.
2. Port SSH yang ada pada pengaturan Secure Shell (SSH) aplikasi Http Injector hanya bisa disi dengan Port Stunnel (TLS/SSL), untuk informasi berapa Port Stunnelnya (TLS/SSL) bisa dilihat pada situs tempat kamu membuat akun SSHnya.

Demikian artikel Cara Menggunakan SSH di Aplikasi HTTP Injector Android, ternyata cara menggunakan aplikasi tersebut cukup mudah bukan, apabila ada pertanyaan atau ada hal yang kurang jelas silakan tinggalkan pertanyaannya di kolom komentar.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar