Skip to main content

Cara Memasang DNSCrypt di Openwrt

Pada artikel sebelumnya telah di bahas bagaimana cara merubah DNS dengan menggunakan DNS over HTTPS, bagi yang belum tau caranya silakan baca artikel Cara Memasang DNS over HTTPS (DOH) di Openwrt. Nah pada artikel ini akan dijelaskan juga bagaimana cara merubah DNS di Openwrt tapi dengan cara yang berbeda yaitu menggunakan DNSCrypt.

DNSCrypt sendiri merupakan sebuah protokol yang dapat membantu penggunanya menjelajahi internet secara lebih aman. Oleh karena itu, DNSCrypt adalah komponen wajib yang harus kamu miliki pada router Openwrt agar internet yang kamu gunakan lebih secure (aman).

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memasang Dnscrypt adalah
1. Router Openwrt
2. Koneksi Internet
3. Terminal Emulator (JuiceSSH, Termux, Putty)
4. Web Browser (Chrome, Firefox)
5. Kopi panas (Opsional)

Sebelum masuk ke tutorialnya, pastikan kamu sudah mengetahui bagaimana cara mengakses Openwrt via Terminal. Bagi yang belum tau caranya, silakan baca artikel Cara Mengakses Router OpenWRT di Aplikasi JuiceSSH Android atau Cara Mengakses Router OpenWRT dari Aplikasi Termux Android Terlebih dahulu.

1. Buka terminal lalu masukan perintah berikut untuk memasang DNSCrypt di Router Openwrtnya


opkg update && opkg install dnsmasq dnscrypt-proxy luci-app-dnscrypt-proxy

2. Apabila DNSnya ingin diubah ke DNS lain, silakan buka Luci Web Interface dengan cara memasukan IP Gateway Routernya di web browser, apabila muncul verifikasi masukan

Username:root
Password:root

3. Setelah itu pilih menu Services lalu pilih DNSCrypt-Proxy.
4. Pada bagian Instance Options -> Resolver (LOC/SEC/NOLOG), silakan pilih DNS yang diinginkan setelah itu pilih SAVE & APPLY untuk menyimpan perubahannya.

Agar perubahannya tersimpan, silakan masukan perintah berikut pada terminal untuk me-restart service DNSCryptnya


/etc/init.d/dnscrypt-proxy restart

5. Jangan lupa tambahkan juga perintah berikut ke rc.local, tujuannya agar Router Openwrtnya mendapatkan akses internet ketika di reboot (Di hidupkan ulang) , adapun caranya yaitu sebagai berikut

a. Buka Terminal lalu edit berkas rc.local dengan cara mengetikan perintah


nano /etc/rc.local

b. Maka akan terbuka tampilan baru, sekarang masukan perintah berikut sebelum kata exit 0


sleep 10 
/etc/init.d/dnscrypt-proxy start

Ketika baris perintahnya diterapkan maka hasil akhirnya akan menjadi


sleep 10
/etc/init.d/dnscrypt-proxy start
exit 0

c. Agar konfigurasi tersimpan, tekan tombol CTRL lalu ketik X, nanti akan muncul konfirmasi Save modified buffer ketik Y, setelah itu akan muncul konfirmasi lagi File Name to Write tekan Enter untuk menyimpannya.

Untuk mengetahui apakah DNSnya sudah berubah atau belum, silakan cek di web dnsleak.com atau dnsleaktest.com. Apabila DNS yang ditampilkan bukan DNS ISP yang digunakan, itu berarti perubahan DNS yang kamu lakukan berhasil.

Apabila setelah pemasangan DNSCrypt, DNS yang ditampilkan masih terbaca DNS ISP yang digunakan, silakan ubah DNSnya terlebih dahulu ke DNS lain contohnya seperti DNS Cisco, AdGuard atau Yandex, lalu masukan perintah berikut untuk me-restart service DNSCryptnya


/etc/init.d/dnscrypt-proxy restart

Apabila setelah melakukan hal diatas, DNSnya masih belum berubah juga, silakan reboot (hidupkan ulang) router Openwrtnya, baru setelah itu coba cek kembali DNSnya di web dnsleak.com atau dnsleaktest.com.

Bagi pengguna Openwrt yang tidak tersedia paket Luci Web Interface-nya contohnya seperti pada Openwrt LEDE, maka silakan ikuti tutorial berikut untuk mengubah DNSnya

1. Buka halaman web dnscrypt-proxy terlebih dahulu, silakan pilih DNS yang diinginkan. Sebagai contoh disini admin akan menggunakan DNS dari Yandex, maka perhatikan pada bagian name-nya "yandex".
2. Masukan perintah berikut untuk mengedit konfigurasi DNSCryptnya


nano /etc/config/dnscrypt-proxy

Ganti bagian "cisco" dengan name DNS yang tadi kamu pilih


uci set dnscrypt-proxy.@dnscrypt-proxy[0].resolver="cisco"
uci set dnscrypt-proxy.@dnscrypt-proxy[0].address="127.0.0.1"
uci set dnscrypt-proxy.@dnscrypt-proxy[0].port="5253"
uci commit dnscrypt-proxy

Ketika perubahannya diterapkan maka hasilnya akan menjadi


uci set dnscrypt-proxy.@dnscrypt-proxy[0].resolver="yandex"
uci set dnscrypt-proxy.@dnscrypt-proxy[0].address="127.0.0.1"
uci set dnscrypt-proxy.@dnscrypt-proxy[0].port="5253"
uci commit dnscrypt-proxy

4. Salin semua konfigurasi tersebut ke terminal lalu tekan Enter

5. Supaya konfigurasi barunya berjalan, masukan perintah berikut untuk me-restart service DNSCryptnya


/etc/init.d/dnscrypt-proxy restart

5. Langkah terakhir, agar Router Openwrtnya mendapatkan koneksi internet ketika di reboot (Di hidupkan ulang) maka tambahkan perintah berikut ke rc.local, adapun cara menambahkannya yaitu sebagai berikut

a. Buka Terminal lalu edit berkas rc.local dengan cara mengetikan perintah


nano /etc/rc.local

b. Maka akan terbuka tampilan baru, sekarang masukan perintah berikut sebelum kata exit 0


sleep 10 
/etc/init.d/dnscrypt-proxy start

Ketika baris perintahnya diterapkan maka hasil akhirnya akan menjadi


sleep 10 
/etc/init.d/dnscrypt-proxy start
exit 0

c. Simpan konfigurasinya dengan cara menekan tombol CTRL lalu ketik X, nanti akan muncul konfirmasi Save modified buffer ketik Y, setelah itu akan muncul konfirmasi lagi File Name to Write tekan Enter untuk menyimpannya.

Apabila setelah melakukan hal diatas, DNSnya tetap tidak berubah, silakan reboot (hidupkan ulang) routernya terlebih dahulu, baru setelah itu cek kembali DNSnya di web dnsleak.com atau dnsleaktest.com.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar